Thursday, April 22, 2010

Hari itu ku tutip peluk dan ciumku untukmu pada hembusan angin
Tapi sayang pada hari itu kau tutup jendela kamarmu
Hingga anginpun tak ada yang berani menyusup kedalamnya
Hingga angin membawanya kembali padaku dalam keadaan utuh
Dan tak ada lagi salam itu untukmu
Sebab angin tak lagi mau kuttip salam

No comments:

Post a Comment